9 Faktor yang harus diperhatikan dalam Membeli Rumah Inden

1. Survei Lokasi :

  1. Bagaimana aksebilitas proyek properti tersebut, apakah cukup memedai? apakah tersedia angkutan umum?
  2. Bagaimana Fasilitas publik disekitarnya? apakah sudah cukup lengkap karena hal ini dapat membuat perumahan tersebut cepat terjual dan dihuni oleh pemiliknya, sehingga developer optimis mengembangkannya.
  3. Apakah kondisi lahan perumahan, situasi lingkungan fisik, sosial, termasuk kualitas air tanahnya cukup bagus? apakah lahan tersebut bekas sawah atau kuburan.
  4. Kalau proyek sudah berjalan beberapa waktu, bagaimana progres pengembangan proyek yang sudah jadi itu> berapa banyak rumah yang sudah dibangun? karena apabila sudah banyak dan mayoritas dihuni maka kemungkinan besar developer akan berkomitmen mengembangkan cluster perumahan berikutnya.
  5. kalau proyeknya benar-benar baru, sudah adakah aktifitas pembangunan dilapangan dan rumah contohnya? dan apakah developer sudah mengantongi legalitas dengan lengkap.
  6. sebaiknya pilih rumah dengan design yang sederhana, baik tampak muka maupun denah layotnya, sehingga lebih mudah melakukan renovasi dan menambah elemen sesuai selera anda.

2. Reputasi Developer :

  1. Melihat kualitas pengembangan perumahan cluster sebelumnya
  2. mencari tahu proyek-proyek yang pernah dikembangkan developer tersebut
  3. Konsultasi kepada teman, kerabat, mengunjungi pameran, Sosial media, dll untuk mencari tahu bagaimanan reputasi developer.

3. Legalitas :

minta legalitas proyek, mulai dari perizinan likasi/SIPPT, Rencana induk (master plan), rencana rinci (Site plan) yang sudah disahkan oleh pemerintah

4. Status kepemilikan tanah

  1. Perjelas objek dan tanah/rumah yang akan dijual oleh developer
  2. pastikan status tanah sudah atas nama developer
  3. Tanya jadwal serah terima rumah
  4. minta developer memasukkan semua point yang dijanjikan developer baik berupa fasilitas, spesifikasi bangunan kedalam Perjanjian pengikatan Jual beli (PPJB)

5. Teliti & Kritis terhadap Marketing/ sales

Upayakan meminta surat keterangan mengenai staff perusahaan developer yang menjanjikan ini dan itu kita berupa copy KTP dll untuk memastikan bahwa yang bersangkutan merupakan karyawan yang mempunya otoritas dalam memasarkan rumah tersebut.

6. Sebaiknya Beli Rumah dengan Fasilitas KPR

untuk itu datangi bank penyalur KPR atau Bank Rekanan Developer,  karena disamping kita bisa mencicil rumah tersebut tanpa harus mengeluarkan uang dalam jumlah besar, kita juga lebih aman dalam membeli rumah tersebut, pasalnya jika kita menggunakan KPR maka transaksi kita akan dilakukan dengan notaris sehingga bank dan notaris akan ikut melakukan legalitas proyek, kepastian pembangunan perumahan tersebut.

7. Kontrol Pembangunan ruma secara berkala

Hal ini untuk memastikan pembangunan rumah berjalan seperti yang dijanjikan dan jika ada ketidak sesuaian antara janji dan dilapangan, kita dapat melakukan koreksi kepada developer, hal ini sangat penting mengingan developer melakukan pembangunan secara serentak dalam jumlah cukup banyak.

8. Serah terima unit/Rumah

sewaktu serah terima rumah, anda wajib melakukan pengecekan kembali tentang ukuran tanah dan bangunan, spesifikasi bangunan, material yang dipakai, lantai, atap, dinding, Air, Listrik, Sambungan Telephone dll termasuk IMB

9. Tanda tangan berita acara serah terima

sewaktu menanda tangani berita acara serah terima rumah, pastikan anda melakukan dengan orang yang diberi otoritas dari perusahaan developer, sehingga apabila anda dalam melakukan koreksi maupun komplain dikemudian hari, sehingga developer tidak bisa mengelak.

 

Sumber: Panangian School of Property

#Sekolahproperti #sekolahdeveloper #Sekolahinvestasi #Tipsproperti #belajarproperti #properti

Recent Posts

Komentar Anda